Sabtu, 21 November 2015

7 Pencipta Lagu Nasional yang mungkin sudah TERLUPAKAN #2

4.       Ismail Marzuki
Lagu Halo-Halo Bandung yang diciptakan oleh Ismail Marzuki dan sang maestro ini juga turut serta merebut Bandung dari tangan penjajah. Pada tanggal 24 Maret diperingati sebagai Bandung Lautan Api dan lagu ini terus diputar saat di dalam upacara. Ismail Marzuki, meninggal dunia di tahun 1958, dirinya menciptakan banyak sekali karya lagu nasionalis. Berkat baktinya kepada negara, beliau berhasil menerima tanda jasa Bintang Budaya Parama Dharma dan piagam Wijaya Kusuma.
5.       Bintang Sudibyo
Dengar namanya saja kita pasti heran dan bingung, benar gak? Bintang Sudibyo adalah nama panjang dari Ibu Sud, kenal dong kalian dengan nama Ibu Sud? Ibu Sud adalah seorang wanita yang juga mencipta lagu nasionalisme. Dan salah satu lagu nasionalisme yang dibuatnya adalah Berkibarlah Benderaku yang ternyata judul tersebut diangkat dari kisah nyata loh.
Ini dia sedikit cerita nyata di balik lagu Berkibarlah Indonesiaku, Ibu Sud menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana Yusup Rono Dipuro (seorang pelaku sejarah yang terlibat dalam rekaman teks proklamasi Indonesia) mempertahankan Sang Merah Putih untuk tetap berkibar di halaman kantor. Pada saat bersamaan, senjata-senjata api diarahkan padanya.
Ibu Sud akhirnya menerima sebuah anugerah Bintang Budaya Paramadharma pada tahun 2007. Selain menulis lagu nasionalis, ternyata Ibu Sud menciptakan lagu untuk anak-anak sekaligus seorang penyiar radio. Beliau meninggal tahun 1993 di usia 85 tahun.
6.       Liberty Manik
Liberty Manik orang yang bisa melakukan apa saja, seperti; Pemain biola, penyanyi, penyiar radio RRI Yogyakarta, penulis buku, jurnalis majalah, dan yang terakhir sebagai pencipta lagu Satu Nusa Satu Bangsa. Lagu ini diciptakan oleh Manik setelah dirinya melihat sendiri semangat perjuangan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Satu Nusa Satu Bangsa pertama kali diputar melalui siaran radio di tahun 1947, ketika terjadinya agresi Belanda pertama. Beliau akhirnya mendapat anugerah bintang Budaya Paramadharma di tahun 2007. Dan Beliau meninggal dunia di tahun 2004, dalam usianya 69 tahun.
7.       Husein Mutahar
Apa yang Kamu rasakan bila mendengar lagu Syukur?? Merindingkah bulu roma kalian semuanya?? Ternyata lagu syukur tersebut diciptakan oleh Husein Mutahar, lagu tersebut sengaja dibuat untuk menyambut kemerdekaan Indonesia.
Husein Mutahar adalah tokoh utama pendiri gerakan Pramuka Indonesia. Beliau pula yang mempunyai ide Paskibraka, beranggotakan pelajar dari berbagai daerah. Beliau adala seorang mayor Laut ABRI, mempunyai tanda jasa Bintang Gerilya di tahun 1948-1949. Pernah juga terlibat langsung dalam pertempuran ketika menyelamatkan bendera Pusaka dari tangan Belanda di Yogyakarta. Husein Mutahar meninggal di usia 88 tahun.

Sumber :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar